Mochammad Iriawan selaku Ketua PSSI menanggapi isu Shin Tae Yong yang dikabarkan telah secara resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia. Dalam tanggapanya, ia membantah bahwa rumor itu benar. Menurut Iriawan,

Bantah Isu Shin Tae Yong Latih Timnas

Menurut Iriawan, PSSI, masih menggodok sosok yang tepat untuk bisa menangani skuat Garuda ini. Walaupun tak menyebutkan nama, Shin Tae Yong dan juga Luis Milla tetap lah masuk ke daftar kandidat terkuat.

“Pelatih Timnas Indonesia sedang dalam finalisasi satu minggu ke depan. Nanti kalau misalnya sudah fix bakal diumumkan dan semua wartawan akan diundang,” ungkap Iriawan dilansir dari CNN Indonesia, Senin (23/12).

Shin Tae Yong, selain diminati oleh Timnas Indonesia, dikabarkan sedang didekati oleh klub lainnya. Klub itu adalah klub dari China, Shenzen FC. Akan tetapi mantan pelatih timnas Korea Selatan tersebut diklaim lebih berminat untuk menanangi tim Merah Putih. Hal itu diklaim oleh mantan kipper Liga 1 yang berasal dari Korea Selatan, Yoo Jae Hoon yang mengaku bahwa ia sudah berkomunikasi dengan Shin Tae Yong sendiri secara langsung.

Jae Hoon sendiri menilai bahwa Tae Yong lebih condong untuk memilih berkarir di tim nasional walaupun ia mendapatkan tawaran menggiurkan dari Shenzen FC. “Memang benar klub Cina juga sedang serius dengan Shin (Tae Yong). Namun setahu saya ia lebih serius melatih Timnas Indonesia,” kata Jae Hoon.

PSSI sudah menyebutkan ada 2 kandidat kuat yang akan menjadi pelatih Timnas Indonesia, yaitu Luis Milla dan Shin Tae Yong. Keduanya jjuga sudah melakukan presentasi di hadapan para Exco PSSI beberapa waktu yang lalu.

Sebelumnya dikabarkan bahwa pelatih Bali United Stefano ‘Teco’ Cuggura pun sempat dikabarkan juga jadi salah satu kandidatnya. Namun CEO Bali United, Yabes Tanuri, mengatakan bahwa belum ada pernyataan secara langsung dari Teco untuk jadi pelatih Timnas Indonesia.

Shin Tae Yong Lebih Mengilap Jadi Pemain?

Calon pelatih Timnas Indonesia yang berasal dari Korea Selatan ini memiliki rekam jejak yang sangat apik ketika dirinya bermain untuk sebuah klub dibandingkan setelah dirinya duduk di kursi pelatih. Dikutip dari CNN Indonesia, Tae Yong sendiri mengawali karirnya bersama dengan Ilhwa Chunma FC yang saat ini bernama Seongnam Ilhwa di tahun 1992. Setelah sebelumnya ia bermain di Universitas Yeungnam sejak tahun 1988-1991.

Bersama dengan Seongnam, kemudian Tea Yong mempunyai total penampilan di total 296 pertandingan di semua ajang sejak tahun 1992-2004. Di musim 2005/2006 kemudian Tae Yong pinldah ke Liga Australia bersama dengan Queensland Roar. Akan tetapi di Negeri Kanguru itu ia hanya bermain sekali saja.

Beragam trofi memang sudah dimilikinya ketika ia menghabiskan sebagian ebsar karirnya di Seongnam. Ada 14 gelar yang tercatat diraih oleh Tae Yong bersama dengan Seongnam.

Ia yang pernah melatih Timnas Korea Selatan itu menjadi Pemain Muda Terbaik di Liga Korea pada tahun 1992. Walaupun ia berposisi sebagai gelandang saja, ia cukup handal membobol gawang dengan catatan sebagai top skor Liga Korea di tahun 1996.

Sedangkan pada karirnya melatih, bisa dikatakan karir melatihnya tak secemerlang saat dirinya menjadi pemain bola. Di level pelatih ia Cuma bisa mengoleksi 3 buah gelar. Beberapa di antarany adalah Liga Champions Asia 2012 yang pertama dan juga juara Piala Asia Timur tahun 2017.